Jakarta- 10 Juli 2026, menjadi saksi perhelatan akbar bagi keluarga besar Al Jam’iyatul Washliyah yang menggelar Muktamar pada 7 hingga 10 Juli 2026. Acara yang mengusung semangat konsolidasi dan penguatan dakwah ini dipusatkan di Ibu Kota, mempertemukan ribuan delegasi dari berbagai pelosok tanah air. Agenda utama pertemuan ini adalah untuk menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan serta melakukan pemilihan pimpinan tertinggi di tingkat Pengurus Besar.
Suasana khidmat menyelimuti arena Muktamar, di mana para pengurus besar, tokoh masyarakat, serta pimpinan perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Al Jam’iyatul Washliyah hadir dengan antusias. Kehadiran para akademisi dan pimpinan universitas tersebut menegaskan peran vital institusi pendidikan sebagai pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang berakhlakul karimah serta memiliki kompetensi yang selaras dengan nilai-nilai organisasi.
Salah satu akademisi kampus yang turut hadir dalam perhelatan nasional ini adalah Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Washliyah Banda Aceh, Dr. Rakhmawati, Lc., MA. Keikutsertaannya mencerminkan dukungan penuh civitas akademika STAI Al Washliyah Banda Aceh terhadap organisasi serta komitmen untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan tinggi dengan visi besar Al Washliyah dalam memajukan umat dan bangsa.
Puncak dari rangkaian Muktamar ini adalah pelaksanaan sidang pleno pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah periode 2026-2031. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan, yang mencerminkan kedewasaan berorganisasi di lingkungan Al Jam’iyatul Washliyah. Seluruh peserta Muktamar menaruh harapan besar pada proses ini demi kesinambungan perjuangan organisasi ke depan.
Berdasarkan hasil pemungutan suara yang sah dan kesepakatan kolektif para peserta, Dr. KH Masyhuril Khamis, S.H., MM, akhirnya terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk masa khidmat 2026-2031. Keputusan ini disambut dengan gemuruh takbir dan tepuk tangan dari para peserta yang hadir, menunjukkan dukungan yang solid terhadap kepemimpinan beliau selama periode sebelumnya.
Dalam sambutannya usai terpilih, Dr. KH Masyhuril Khamis menyatakan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa Al Washliyah menjadi organisasi yang lebih moderat, progresif, dan berdampak luas bagi masyarakat. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga perguruan tinggi, guna menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dengan tetap memegang teguh jati diri Al Washliyah.
Muktamar yang berlangsung sukses selama empat hari ini resmi ditutup dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Para delegasi meninggalkan Jakarta dengan membawa semangat baru dan tanggung jawab besar untuk merealisasikan hasil-hasil keputusan Muktamar di wilayah masing-masing. Keberhasilan acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Al Jam’iyatul Washliyah untuk terus berkontribusi bagi kemaslahatan umat Islam di Indonesia dalam lima tahun ke depan